Mantapnya Servis ++ dari Si Cantik Ve yang Membuat Saya Ketagihan

Sore itu adalah pertemuan kedua saya dengan Ve

Sikap ramah dan senyum manisnya selalu menghiasi wajahnya seperti pada pertemuan pertama kami.

Saya sungguh tidak menyangka ternyata Ve memberikan perhatian yang lebih kepada saya.

Dan hal ini membuat hati saya bergetar dan berkata

“Seandainya kita berjumpa lebih awal..”

Ya..

kisah sore hari Selasa yang lalu masih terbayang nyata di hati saya.

Sore itu ketika pulang kantor saya membeli kue Chiffon di salah satu toko cabang bakery dengan ciri khas kincir angin di bangunannya yang lokasinya dekat dengan kantor dan searah jalan pulang.

Kue itu adalah pesanan adik saya untuk persiapan upacara yang akan kami gunakan untuk hari rabu dan kamis kemarin.

Adik saya emang agak “fanatik” dan cerewet soal urusan kue-kue untuk persiapan upacara. (di Bali hampir setiap bulan ada upacara keagamaan)

Saya akui memang kue chiffon (saya sih biasa menyebutnya kue bolu) di bakery tersebut rasanya enak, manisnya pas dan lembut ketika dimakan. (waduh..saya sampai ngiler nih menulis ini)

Nah, sayangnya kue yang saya inginkan tersebut sudah habis ketika saya tanyakan kepada mba Ve yang bertugas disana.

Mba Ve memberitahu saya kalau kue tersebut akan dikirim dari toko pusat pukul 7 malam ke tokonya.

“Hmmm…kayaknya saya harus cari di toko cabang yang lain deh.. Semoga yang di cabang Renon ada”, pikir saya dalam hati

Ketika saya akan keluar dari toko tersebut ternyata terjadilah sesuatu yang tidak saya sangka-sangka.

“Bapak mau saya hubungi toko pusat untuk mengecek apakah disana masih tersedia, jadi bapak bisa ambil disana kuenya.” Kata mba Ve

“Oh, boleh mba..coba yang cabang di Renon aja kalau gitu mba, sekalian saya pulang.”

“Wah, yang di Renon kosong pak.” Kata mba Ve setelah menghubungi toko yang di Renon.

“Kalau yang di Gatsu mba?” tanya saya lagi.

“Wah kosong juga pak, bagaimana pak saya hubungi toko pusat yang di Teuku Umar?

“Ya boleh mba.”

(semoga aja disana ada, saya sudah membayangkan kumat cerewetnya adik saya jika saya pulang dengan tangan kosong. Yah..emang sih kalau mesti ke Teuku Umar memakan waktu lebih lama karena lokasinya berlawanan arah dengan rumah)

Ternyata di Teuku Umar masih ada stok beberapa pcs, dan sudah langsung diorderin oleh mba Ve jadi saya bisa langsung ambil kesana.

WOW..

Pelayanan dari mba Ve yang cantik sungguh memuaskan saya…melebihi apa yang saya harapkan.

Sebelumnya saya juga sempat ditawari untuk dipotongkan kue chiffon orderan saya pada pertemuan saya yang pertama dengan mba Ve.

Saya langsung jatuh hati dengan pelayanan di toko tersebut yang tidak saya dapatkan di toko-toko cabang yang lain (walaupun masih dengan “brand” yang sama)

Saya yakin Anda pasti sudah bisa menebak jika saya akan berbelanja lagi di toko tersebut karena saya merasa puas dengan pelayanan disana.

Nah, sekarang saya membayangkan bagaimana jika Anda juga menerapkan hal yang sama pada bisnis Anda.

Anda mampu menyentuh emosi prospek dan klien Anda dan membuat mereka terikat secara emosional kepada Anda/bisnis Anda.

Menjadikan mereka pelanggan setia yang bahkan ketika Anda paksa mereka untuk menjauh dari Anda pun mereka tak akan sanggup melakukannya.

Berita baiknya, Anda bahkan tidak perlu bertemu langsung untuk mampu menyentuh emosi mereka dan membuat mereka terikat dengan Anda.

Anda bisa melakukannya hanya dengan bercerita.

Ya

Bercerita

Seperti yang dilakukan oleh orang tua ketika mengajarkan sesuatu kepada anaknya lewat cerita dongeng.

Yang membuat si anak melakukan pesan yang disampaikan lewat cerita tersebut dan ketagihan mendengar cerita dongeng lainnya

Yang detailnya dapat Anda baca di http://www.ekads.net/misi/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *