Ini yang Terjadi Ketika Gusna Kerasukan..

Ini cerita tentang seorang pemuda yang bernama Gusna.

Gusna ini sangat gemar mempelajari ilmu baru

demi mewujudkan cita-citanya yang tinggi.

Salah satu cita-citanya adalah

pensiun dengan memiliki saldo di rekeningnya sebanyak 25 M

 

Dia tau, untuk mencapai saldo rekening sebanyak itu

dia harus memiliki sebuah bisnis.

Diapun berguru ke banyak orang

Mulai dari bagaimana membangun bisnis di internet,

bagaimana mendatangkan trafik,

bagaimana membangun website,

membeli berbagai tool yang katanya mampu mendatangkan banyak penghasilan,

mencoba media inilah, itulah yang konon katanya paling manjur meningkatkan omset.

 

Dasar, si Gusna emang semangat belajarnya tinggi..

Ga cukup sampai disitu..

Dia terus belajar banyak hal untuk meningkatkan kemampuan marketingnya di internet.

 

Ya..

Dia sangat yakin..

Di jaman sekarang ini, internet adalah media tercepat untuk mewujudkan impiannya.

makanya tidak segan dia berguru ke banyak orang yang sudah berhasil.

 

Namun,

Sampai saat ini impiannya hanya sebatas mimpi.

Dia terlalu banyak belajar hal baru

tetapi dia lupa

satu hal..

Dia lupa menerapkan ilmunya dengan konsisten.

 

Hingga akhirnya Gusna bertemu dengan orang aneh yang menyadarkannya

dari kerasukannya untuk belajar berbagai ilmu.

Orang aneh yang mengajarkannya bahkan “memaksa”nya

untuk menggunakan waktunya selama 10 menit setiap pagi

untuk melakukan hal aneh yang selama ini tidak pernah diajarkan oleh guru mana pun.

 

Yaitu..

Menulis email

 

Ternyata..

tanpa sadar..

Gusna telah menerapkan ilmu tingkat tinggi

yang digunakan oleh Starbucks dengan “distribution channel”nya

dengan menulis email setiap hari.

 

Dengan menerapkan ilmu yang dipakai oleh Starbucks untuk mengembangkan “warung kopi”nya,

bisa anda bayangkan bagaimana bisnis si Gusna akan meledak.

 

Dan.. itu dia terapkan setiap hari.

 

Lalu,

klik link http://www.ekads.net/misi/

Hanya jika Anda siap kerasukan ilmu “distribution channel” yang diterapkan oleh Starbucks dengan cara yang aneh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *